Q.S. Ali Imran : 137
Sebuah pekerjaan besar terhampar di hadapan kita, membangun peradaban Islami dengan tangan para pemuda. Kondisi masyarakat dunia yang cukup maju, tapi justru terjerembab secara kulaitas normal. Swiss, contohnya. Meski terjamin secara kehidupan dan teknologi, tapi justru mencapai banyak kasus bunuh diri.
Menginjak abad ke-21, merupakan awal diawalinya era dimana dunia tidak lagi memiliki batas-batas moral (Bordeless Word). Kenyataan ini merupakan relaitas yang tidak bisadihindarkan. Semakin meningkatnya kemapuan akal manusia dalam memuaskan since dan curiocity, semakin kompleksnya kebutuhan manusia dan perkembangan teknologi.
Sesungguhnya Mushala sebagai Rumah Allah bukanhanya digunakan sebagai tempat bersujud kepada Allah, melainkan juga sebagai tempat belajar, mengapresiasikan kreatifitas, dan berdiskusi, sesuai dengan Rasulullah yang telah memanfaatkan masjid sebagai tempat berdakwah.
Pengaruh kehidupan duniawi ghazul fikri telah melanda kehidupan umat Muslim, terutama generasi muda Islam. Ghazul fikri menyebabkan para remaja Muslim enggan ke masjid ataupun mushalla.
Sebagai antisipasi terhadap tantangan remaja Muslim, khususnya adalah dengan meperkenalkan nilai-nilai pengetahuan tentang ajaran Agama Islam kepada para Pemuda Islam, dientuklah seuatu kegiatan Ekstrakulikuler, RCm (Remaja Cinta Mushalla), yang menjadi wadah kreatifitas pemuda Islam demi jalan dakwah ini.
Sebuah pekerjaan besar terhampar di hadapan kita, membangun peradaban Islami dengan tangan para pemuda. Kondisi masyarakat dunia yang cukup maju, tapi justru terjerembab secara kulaitas normal. Swiss, contohnya. Meski terjamin secara kehidupan dan teknologi, tapi justru mencapai banyak kasus bunuh diri.
Menginjak abad ke-21, merupakan awal diawalinya era dimana dunia tidak lagi memiliki batas-batas moral (Bordeless Word). Kenyataan ini merupakan relaitas yang tidak bisadihindarkan. Semakin meningkatnya kemapuan akal manusia dalam memuaskan since dan curiocity, semakin kompleksnya kebutuhan manusia dan perkembangan teknologi.
Sesungguhnya Mushala sebagai Rumah Allah bukanhanya digunakan sebagai tempat bersujud kepada Allah, melainkan juga sebagai tempat belajar, mengapresiasikan kreatifitas, dan berdiskusi, sesuai dengan Rasulullah yang telah memanfaatkan masjid sebagai tempat berdakwah.
Pengaruh kehidupan duniawi ghazul fikri telah melanda kehidupan umat Muslim, terutama generasi muda Islam. Ghazul fikri menyebabkan para remaja Muslim enggan ke masjid ataupun mushalla.
Sebagai antisipasi terhadap tantangan remaja Muslim, khususnya adalah dengan meperkenalkan nilai-nilai pengetahuan tentang ajaran Agama Islam kepada para Pemuda Islam, dientuklah seuatu kegiatan Ekstrakulikuler, RCm (Remaja Cinta Mushalla), yang menjadi wadah kreatifitas pemuda Islam demi jalan dakwah ini.


0 komentar:
Posting Komentar